4. Klasifikasi
1) Pre-eklamsia ringan
Adalah timbulnya hipertensi disertai
protein urin dan atau edema setelah umur kehamilan 20 minggu atau segera
setelah kehamilan. Gejala ini dapat timbul sebelum umur kehamilan 20 minggu
pada penyakit trofoblas (Rukiyah,
2010). Gejala klinis pre eklamsi ringan meliputi :
a) Kenaikan tekanan darah sistol 30 mmHg atau lebih, diastol 15 mmHg atau lebih
dari tekanan darah sebelum hamil pada kehamilan 20 minggu atau lebih atau
sistol 140 mmHg sampai kurang 160 mmHg, diastol 90 mmHg sampai kurang 110 mmHg.
b)
Edema pada pretibia, dinding abdomen, lumbosakral, wajah atau tangan
c)
Proteinuria secara kuantitatif lebih 0,3 gr/liter dalam 24 jam atau
secara kualitatif positif 2.
d)
Tidak disertai gangguan fungsi organ
2)
Pre-eklamsia berat
Adalah suatu komplikasi kehamilan
yang di tandai dengan timbulnya hipertensi 160/110 mmHg atu lebih disertai
protein urin dan atau edema pada kehamilan 20 minggu atau lebih (Rukiyah,
2010).
Gejala dan tanda pre eklamsia berat
:
a) Tekanan darah
sistolik >160 dan diastolik >110 mmHg atau lebih.
b) Proteinuria >
3gr/liter/24 jam atau positif 3 atau positif 4
c) Pemeriksaan
kuatitatif bisa disertai dengan :
d) Oliguria, yaitu
jumlah urin kurang dari 500 cc per 24 jam.
e) Adanya gangguan
serebral, gangguan visus, dan rasa nyeri di epigastrium.
f) Terdapat edema
paru dan sianosis.
g) Gangguan
perkembangan intra uterin
h) Trombosit <
100.000/mm3